Masalah BBM Indonesia: Penerimaan Migas Tidak Defisit

Kabupaten Gayo Lues yang terbentuk pada tahun 2002, merupakan kabupaten yang sedang melakukan akselerasi pembangunan di segala bidang untuk dapat menjadi kabupaten yang maju dan mandiri. Pembenahan yang dilakukan utamanya infrastruktur telah banyak mengubah wajah kabupaten ini, hal ini dapat dilihat pada wajah ibukota kabupaten ini, Kota Blangkejeren.

Kota Blangkejeren merupakan kota paling berkembang pesat selama kabupaten ini berdiri, segala fasilitas dan sarana terdapat di sini, sehingga tidak heran bila Blangkejeren menjadi salah satu pusat pertumbuhan utama Gayo Lues. Kota yang memiliki trademark Tugu Pembangunan Gayo Lues ini terus dibenahi, sehingga dapat menampilkan kesan modern tapi juga tidak meninggalkan sisi tradisi dan tetap humanis.

Kota Blangkejeren berada pada Kecamatan Blangkejeren. Kecamatan Blangkejeren sendiri merupakan satu dari sebelas kecamatan yang ada pada Kabupaten Gayo Lues. Kecamatan ini memiliki luas wilayah sebesar 158,74 kilometer persegi, atau setara dengan 2,78 persen luas wilayah keseluruhan Gayo Lues. Kecamatan Blangkejeren memiliki jumlah penduduk sebesar 24.994 jiwa pada tahun 2011, ini artinya kepadatan penduduk di kecamatan ini merupakan yang paling tinggi dengan angka sebesar 157,45 penduduk per kilometer persegi.

Pusat pemerintahan Gayo Lues dibangun di daerah perbukitan di selatan Kecamatan Blangkejeren, tepatnya di kawasan arul batin. Hampir segala fasilitas pemerintahan telah dibangun, mulai dari kantor bupati, kantor DPRK, kantor badan-dinas-kantor, dan kantor-kantor instansi vertikal seperti Kemenag, BPS, Mapolres, dan KIP.

Tags:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *